Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘Buku’ Category


integrasiPerencanaan kesehatan merupakan bagian dari penguatan sistim kesehatan. Untuk memperbaiki kualitas kesehatan masyarakat khususnya kesehatan ibu, bayi baru lahir dan anak diperlukan perencanaan yang berkualitas baik dari sisi pengguna layanan (demand side) maupun pemberi layanan (supply side).

Pengguna layanan (masyarakat desa) melakukan perencanaan melalui mekanisme musrenbang desa. Mekanisme ini menggunakan pendekatan bottom-up. Sedangkan perencanaan pemberi layanan (Puskesmas) dilakukan melalui penyusunan RUK yang menggunakan pendekatanan teknokratis. Supaya bisa memberikan dampak yang lebih besar bagi masyarakat, khususnya di bidang kesehatan maka kedua perencanaan ini harus saling terintegrasi. (lebih…)

Read Full Post »

Candik Ala 1965


Tinuk R.Yampolsky, KataKita 2011
1965 adalah tahun yang suram , atau boleh dibilang traumatik dalam sejarah negeri ini. Pasca reformasi 1998 seakan ada genre baru di dunia sastra Indonesia yaitu ’sastra 1965” yang mengambil setting seputar peristiwa 1965,

Pada era orde baru pun sebenarnya ada juga beberapa novel atau roman yang ‘menyinggung’ peristiwa 1965 ( diantaranya Para Priyayi karya Umar Kayam, Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari ) yang tentunya disesuaikan dengan kondisi politik pada waktu itu.Candik Ala

Karya – karya fiksi ( novel, cerpen dan puisi ) dengan tema 1965 pasca reformasi coba meghadirkan kembali pergolakan politik yang gemuruh dan berdarah khususnya mengelaborasi pembantaian massal yang terjadi pada waktu itu. Candhik Ala adalah ungkapan Jawa yang berarti : langit kuning kemerahan menjelang senja. Judul ini seakan ingin mengatakan bahwa tahun-tahun itu langitpun pun ikut memerah karena di bumi banyak darah tertumpah.

Berbeda dengan karya lain dengan tema tragedi 1965 yang umumnya melihat peristiwa tersebut dari sudut pandang ‘survivor’ atau ‘pemenang”, Candik Ala 1965 coba memaparkan peristiwa menakutkan tersebut dari sudut pandang seorang anak. Baca Selengkapnya…..

Read Full Post »


Panduan pra musrenbang tentang Kesehatan Ibu dan Anak ini merupakan sebuah panduan yang dihasilkan dari sebuah proses uji coba dan evaluasi terhadap proses pra musrenbang kesehatan ibu dan anak pada tahun 2010 atas kerjasama Pemerintah Kota Kupang dengan AIPMNH yang difasilitasi oleh Bengkel APPeK NTT, maka menyepakati panduan pra musrenbang kesehatan ibu dan anak harus dilakukan melalui sebuah proses dengan menggunakan metode yang utuh dan menyeluruh serta partisipatif. Untuk itu maka lahirnya panduan Pra Musrenbang kesehatan ibu dan anak ini, merupakan elaborasi dari dua metode perencanaan partisipatif yakni metode Perencanaan Partisipatif Pembangunan Masyarakat Desa Plus Penganggaran (P3MD Plus) dan Pedoman Dengar Pendapat Publik dalam Proses Perumusan Kebijakan dan pelaksanaan Pelayanan Publik Di Kota Kupang (Peraturan Walikota Kupang Nomor 18 tahun 2008). Baca Selengkapnya…..

Read Full Post »


Sepakbola bukan sekedar olahraga. Sepakbola bisa menjadi alat untuk memahami seluk – beluk dunia yang dilanda dampak arus globalisasi. Apa kaitannya sepakbola dengan pembantaian muslim Bosnia? Dengan sentimen-sentimen rasial dan keagamaan? Dengan budaya korupsi dunia ketiga? Dengan zionisme ataupun anti-semitisme? Baca Selengkapnya…..

Read Full Post »

Para Priyayi


Novel ini bercerita tentang Soedarsono seorang anak dari keluarga buruh tani yang oleh orang tua dan sanak saudaranya diharapkan dapat menjadi “sang pemula” untuk membangun dinasti keluarga priyayi kecil. Berkat dorongan Asisten Wedana Ndoro Seten ia bisa sekolah dan kemudian menjadi guru desa.

Dari sinilah ia memasuki dunia elite birokrasi sebagai priyayi pangreh praja. Ketiga anaknya melawati zaman Belanda dan zaman Jepang tumbuh sebagai guru opsir peta dan istri asisten wedana. Apakah Cita-cita keluarganya berhasil.? Lalu apakah sesungguhnya “priyayi” itu? Status kelas? Pandangan dunia kelas menengah elite birokrasi? Sekadar gaya hidup? Atau kesemuanya? Novel Para Priyayinnya Umar Kayam ini memberikan suatu gambaran masyarakat Jawa yang cukup dalam. Baca Selengkapnya…..

Read Full Post »

Older Posts »

%d blogger menyukai ini: