Feeds:
Pos
Komentar

integrasiPerencanaan kesehatan merupakan bagian dari penguatan sistim kesehatan. Untuk memperbaiki kualitas kesehatan masyarakat khususnya kesehatan ibu, bayi baru lahir dan anak diperlukan perencanaan yang berkualitas baik dari sisi pengguna layanan (demand side) maupun pemberi layanan (supply side).

Pengguna layanan (masyarakat desa) melakukan perencanaan melalui mekanisme musrenbang desa. Mekanisme ini menggunakan pendekatan bottom-up. Sedangkan perencanaan pemberi layanan (Puskesmas) dilakukan melalui penyusunan RUK yang menggunakan pendekatanan teknokratis. Supaya bisa memberikan dampak yang lebih besar bagi masyarakat, khususnya di bidang kesehatan maka kedua perencanaan ini harus saling terintegrasi. Lanjut Baca »


skmnSalah satu aspek dari Revolusi KIA adalah penguatan sistem pelayanan kesehatan, termasuk penguatan sistem pelayanan di Puskesmas. Pada tahun 2011 Dinas Kesehatan Kota Kupang dengan dukungan Australia Indonesia Partnership for Maternal and Neonatal Health (AIPMNH) mulai melakukan upaya peningkatan standar pelayanan publik (SPP) di Puskesmas. Upaya ini dilakukan melalui pelaksanaan Program Puskesmas Reformasi di Bakunase dan Pasir Panjang pada tahun 2011.

Total selama kurun waktu 2011-2014 dukungan dana AIPMNH untuk kegiatan reformasi puskesmas (di luar gaji mentor ) adalah sebesar Rp. 374,495,450,-. Sedankan dana APBD yang digunakan untuk replikasi Program Reformasi Puskesmas adalah sebesar 212,971,250. Beberapa dampak/perubahan yang terjadi setelah program ini diantaranya adalah sebagai berikut : Lanjut Baca »


Untuk menunjang pelaksanaan fungsinya puskesmas dilengkapi dengan instrument manajemen yaitu : perencanaan tingkat puskesmas, lokakarya mini puskesmas, dan penilaian kinerja puskesmas dan menajemen sumber daya.

Pengertian

Penilaian kinerja puskesmas adalah upaya untuk melakukan penilaian hasil kerja / prestasi puskesmas. Pelaksanaan penilaian dimulai di tingkat puskesmas sebagai instrument mawas diri. Puskesmas melakukan penilaian secara mandiri, kemudian dinas kesehatan melakukan proses verivikasi hasilnya.

Aspek penilaian meliputi hasil pencapaian cakupan dan manajemen kegiatan termasuk mutu pelayanan. Berdasarkan hasil verivikasi, dinas kesehatan kabupaten / kota bersama puskesmas dapat menetapkan puskesmas ke dalam kelompok ( I,II,III ) sesuai dengan pencapaian kinerjanya. Lanjut Baca »


AIPMNH mendukung Pemerintah Kota Kupang sejak tahun 2009. Salah satu dukungan yang diberikan oleh AIPMNH di Kota Kupang adalah memperkuat sistem kesehatan melalui penguatan  perencanaan kesehatan.  Ada tiga mekanisme yang diperkenalkan AIPMNH yaitu DTPS (District Team Problem Solving), DHA ( District Health Account ) dan IHPB ( Integrated Health Planning & Budgeting ). Sejak tahun 2013 kedua mekanisme perencanaan ini telah direplikasikan oleh Pemerintah Kota Kupang dengan menggunakan APBD II.

Agustinus Hake Kepala Bidang Sosial Budaya sudah bekerja sebagai perencana di Bappeda Kota Kupang sejak tahun 2003. Keterlibatan dia dalam proses DTPS KIBBLA di awali dengan keikutsertaan dalam Training of Trainer DTPS KIBBLA pada tahun 2010 yang lalu.

“ DTPS sangat membantu perencanaan di sektor kesehatan, lewat proses ini kita bisa menghasilkan usulan kegiatan yang berbasis data, berdasarkan analisa masalah sehingga bisa dimunculkan kegiatan-kegiatan untuk mengatasai akar masalah kesehatan ibu dan bayi.  Kegiatan yang dihasilkan dari DTPS menjadi input untuk menyempurnakan rencana kerja SKPD khususnya di sektor kesehatan.” Lanjut Baca »


deklarasi parisDeklarasi Paris mengenai Efektivitas Dana Bantuan yang dikeluarkan pada Maret 2005 merupakan komitmen internasional yang disepakati lebih dari 100 menteri, kepala lembaga, dan pejabat-pejabat senior. Deklarasi Paris dibangun atas dasar kesepakatan dalam sejumlah forum perjanjian Tingkat Tinggi sebelumnya, termasuk Deklarasi Harmonisasi Roma, Konsensus di Monterrey dan Deklarasi Milenium PBB yang menghasilkan Millenium Development Goals (MDG). Lanjut Baca »

%d blogger menyukai ini: